Latihan Kimia SMA XII
I. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.
100
T6'- T6°
1. Larutan yang titik didihnya paling tinggi adalah larutan ••
A. 0,1 mol gula dalam 1.000 gram air
STb = m kb
XB. 0,1 gram NaCl (M, = 58,5) dalam 100 gram air
AT= nx 1000
C. 0,2 gram glukosa (M, = 180) dalam 500 gram air
n → semakin bsr → Tb1
XD. 0,09 mol urea dalam 500 gram air
0,2 mol glukosa dalam 100 gram air ~
P → semakin kecil → TT
Mair =72
p° = 18
ne =
١٠٢
T=20°C
M=24gram
M~
=٨٧
Mr =60
Mr
60
= =0M =
-こ4
19
2. Pada suhu 20°C, tekanan uap jenuh air murni adalah 18 mmHg. Jika sistem mengikuri hukum Raoult, tekanan uap air jenuh larutan yang terbentuk dari 24 gram urea (M. = 60) di dalam 72 gram air pada suhu 20°C adalah ...•
p*= p°. Xp
A. 18x(04
mmHg
D. 0,4 x
mmHg
18
Xp =4
٥,٠
4
414
B. 18 x
mmHg
0,4)
mmHg
E.
5
C. 18 x 10,
mmHg v
P= xp-P° = 16•
= 019
3. Tekanan uap air pada suhu 30°C adalah 31,84 mmHg. Untuk mendapatkan larutan yang -
mempunyai tekanan uap jenuh 27,86 mmHg; glikol (M, = 63) yang harus dilarutkan
ke dalam 630 gram air pada suhu tersebut sebanyak . ...
A. 31 gram
1.06 = 31,041
D. 155 gram
B. 62 gram
E. 315 gram
2+35
C. 124 gram
Titik beku larutan glukosa 0,1 molal dalam air adalah -0,18°C. Menurut perkiraan
Anda, larutan CaCl, 0,2 molal akan membeku pada suhu ....
A. -0,09°C
D. -0,90°C
B. -0,18°C
E
-1,08°C
C. -0,54°C
(4-114)
5. Tetapan kenaikan titik didih molal benzena adalah 2,7°C/molal. Larutan 3 gram zat
X dalam 100 gram benzena mendidih pada suhu 0,54°C di atas titik didih benzena.
Massa molekul relatif zat X adalah
....
A. 15
D. 300
nx10re = 0,2M,: M
10. I
11.
1
C. -0,54°C
5. Tetapan kenaikan titik didih molal benzena adalah 2,7°C/molal. Larutan 3 gram zat
X dalam 100 gram benzena mendidih pada suhu 0,54°C di atas titik didih benzena.
Massa molekul relatif zat X adalah . .
..•
x1000 = 0,2Mr = M
D. 300
( SU
A.
15
B.
30
0
E. 1.500
n = 0,02
102
C
150
~M=
Di antara/larutan berikut, yang mempunyai titik didih tertinggi adalah ....
A.
NaCl 0,1 m
sTg =ko. nx
D. CHCOOH 0,1 m N= 2
B.
BaCl2 0,1 munn
E. C.H,206 0,1 m
C. C,H,02 0,1 m
7. Besarnya kenaikan titik didih dari larutan yang terbentuk dari 17,4 gram K,SO, (M, =
174) yang terurai sempurna dalam 250 gram air (Kj = 0,52°C/molal) adalah .
A. 0,124°C
05190小・4
D
0,624°C 2k* + 50xg
B. 0,208°C
E. 0,676°C
C. 0,444°C
二
0,6240
8. Larutan NaCl 0,4 m membeku pada suhu -1,448°C. Jika Kç air = 1,86°C/molal, dapat diperkirakan bahwa NaCl di dalam air terurai sebanyak ....
A. 2%
小ちこにチー!
D
95%
2+1 = 1,448
B. 5%
مارة
- 1,86.6,4
E.
100%
1786-014
C. 50%
(I+ (z-1)d)
x = 0,94 x 100%
- 9กด
9. Di antara larutan berikut, yang mempunyai titík beku paling tinggi adalah • •.•
MONO0M
0 = 3
A ua
Massa molekul relatit zat ^ au
A.
15
1b -
D. 300
E. 1.500
1S0
n = 0.02
B.
30
0,14
C.
150
~M = D.2
6. Di antara larutan berikut, yang mempunyai titik didih tertinggi adalah ....
A. NaCl 0,1 m
STg =ko. nx1g
- CH COOH 0,1 m ~= 2
- C,H,206 0,1 m
- BaCl, 0,1 msn-4
- C,H,O, 0,1 m
7. Besarnya kenaikan titik didih dari larutan yang terbentuk dari 17,4 gram K,SO, (M, =
174) yang terurai sempurna dalam 250 gram air (K, = 0,52°C/molal) adalah ....
A. 0,124°C
01
D 0,624°C
2F+s0g
E. 0,676°C
B. 0,208°C
١١٣/١
C. 0,444°C
0,624°
8. Larutan NaCl 0,4 m membeku pada suhu -1,448°C. Jika K, air = 1,86°C/molal, dapat diperkirakan bahwa NaCl di dalam air terurai sebanyak
A. 2%
SEr : KF .m./
D
95%
2+1 = 1,440
B. 5%
1448 = 1,86.6,4
E.
100%
686.014
C. 50%
(I+ (2-1)
< 0194 x.(0% -1гl.
9. Di antara larutan berikut, yang mempunyai titik beku paling tinggi adalah ....
•Na, CO, 0,3 M
F-kF•m
D. Mg(NO3)2 0,2 M-
1 =3
B
C.
CH, COOH 0,5 M
-lef•nxLacE.
CuSO, 0,2 M
glukosa 0,8 M \
n=2
Kimia SMA/MA Jilid 3
T= MP T.
. 01082. 100°k
- 01062 . 300
24,6
10. Tekanan osmosis larutan yang mengandung 3 gram CO(NH,), (M, = 60) dalam 500 mL
= 2,46
larutan pada suhu 27°C adalah ....
A. 2,40 atm v
D. 49,2 atm
Solkan/
B. 4,92 atm
E. 73,8 atm
ter
C. 24,6 atm
Larutan gula
Larutan gula
11. Perhatikan gambar di samping.
5% (X)
20% (Y)
Sebelum kesetimbangan terjadi, melalui dinding semipermeabel terjadi perpindahan molekul . ..• osmosis
A. air dari X ke Y
Jait sdh
molkul kontentras
B. air dari Y ke X
bercampur
Ih rendan
) gula dari X ke Y oggula.
Apt maruh
D. gula dari Y ke X
he molela l ys
E. air dan gula dari Y ke X
honsentrasi Ibhtingembran semipermeabel
- 01/
12. Larutan yang isotonis dengan larutan 6 gram urea (M, = 60) dalam 500 mL larutan
adalah . .••
0 ,M.
D. gula 0,1 M
A.
NaCl 0,1 M
B. glukosa 0,1 M 7
7=M.R.1 E.
CH, COOH 0,1 M
C. BaCl, 0,1 M
13. Jika NaCl dianggap terurai sempurna dalam larutannya, larutan yang isotonis dengan
A=n
tan NaCl 0.1 M adalah ....
D.
100 mL H,SO, 0,1 M
0.1 M
(M,=
dapat
= 95l
... | P = P° . xp | |
A. 83,4 | 741 | |
B. 85,3 | ||
C. 97,0 |
- 100 mL glukosa 0,1 M
- 200 mL urea 0,2 M
- 100 mL urea 0,2M
- 100 mL H,SO, 0,1 M
= n
-
E. 200 mL CaCl 0,1 M
150
i =
12
n=1 mol
T=M.RTi
14. Suatu larutan yang mengandung 25 gram suatu zat terlarut dalam air pada suhu 100°C
mempunyai tekanan uap 741 mmHg. Massa molekul relatif zat terlarut tersebut adalah
T= M.R .T
D. 97,5
E. 202
15. Keberadaan zat terlarut dapat mengakibatkan ....
tekanan uap jenuh larutan lebih tinggi daripada tekanan uap jenuh pelarut
- titik beku larutan lebih tinggi daripada titik beku pelarut
- tekanan osmosis larutan lebih rendah dari tekanan osmosis pelarut
D
titik didih larutan lebih tinggi daripada titik didih pelarut
E. titik didih pelarut lebih tinggi dari larutannya
16. Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan:
- Desalinasi air laut menjadi air tawar.
- Etilen glikol yang ditambahkan ke dalam air radiator.
- Membuat cairan infus yang akan dimasukkan ke dalam tubuh.
Garam dapur yang digunakan pada pembuatan es putar. V
(5) Pemberian garam pada lintah.
Pembuatan mr
- 1-1 Cairan Fisiologis → Inuata
air oeh abar
ntah
Anhbeler wbuh
Bab 1 Sifat Koligatif Larutan
a racyr
d riM
29
pelarut adalah .... | |
A. B - D | |
В. С - Е | |
C. B - G | |
C- F | |
E. G - F |
UN = bnyh diogram, grafik data
Penerapan sifat koligatif penurunan titik beku larutan terdapat pada nomor
(1) dan (2)
D. (3) dan (4)
B. (2) dan (3)
E. (4) dan (5)
mencair
Pelarie
C. (2) dan (4)
17. Perhatikan grafik diagram P-T di
D
G
• E
1 atm
samping.
Padat
LIN
Berdasarkan grafik tersebut, bagian
Cair
mengy
deeroar
perankt
yang menunjukkan proses penguapan
LAUTOn
BDG = cair lartan
:C
ECA = pelant padat
Gas
B
CF = Gas pelant
A
EF = Gar loasaá
E
BAD = Podal เร
Gas = suhu >100°C
proses
penguppan
18. Tekanan osmosis dari 500 mL larutan yang mengandung 6,84 gram gula (M, = 342)
pada suhu 27°C adalah... atm.
→٨T
== E -D
A.
0,984
п = 6.84:2.01082.200Д. 2,84
TE - Tf
B. 2,46
ZЧ2.
E. 98,4
=G-F
二
C. 4,92
19. Sebanyak 240 gram senyawa nonelektrolit dilarutkan dalam 800 gram naftalena dan
larutan ini mendidih pada suhu 220°C. Jika diketahui Ky = 0,92°C/molal dan tirik didih naftalena = 218°C; M, senyawa tersebut adalah .•
oD. 207
A. 69
E. 345
B. 103
C
138
2=
226
= 138
91 ,
20. Tekanan osmosis dari 500 mL larutan gula (M, = 342) pada suhu 27°C adalah 246 acm.
BCAB
24. Seorang siswa mela
dalam air dianggaj
akan mendidih pa
A. 0,104°C
В. 1,04°C
С. 100,104°C
25. Suatu zat nonel
(M, = 18) pada
penurunan tek
- 1,08 mm
- 2,16 mn
- 3,24 m
26. Titik didih
air = 0,52°(
A.
1,2 gr
B. 2,4 g
С. 3,6 €
27. Dalam 4
tekanan
(R = 0,
A.
46
B.
5
C. 6
28. Suatu
0,52°
A.
В.
-
A. 0,984
DDD. 9,04
E.
98,4
=G-F
T - TL
B. 2,46
C. 4,92
19. Sebanyak 240 gram senyawa nonelektrolit dilarutkan dalam 000 gram nattalena dan
larucan ini mendidih pada suhu 220°C. Jika diketahui K = 0,92°C/molal dan trik didih naftalena = 218°C; M, senyawa tersebut adalah . •
D. 207
A. 69
E. 345
B. 103
C.)
216
138
138
20. Tekanan osmosis dari 500 mL larutan gula (M, = 342) pada suhu 27°C adalah 246 atm.
Massa larutan tersebut adalah . • • gram.
A. 17,1
M. k
B. 18,0
246 = ٢
الأمن
D. 90
E.
100
C. 34,2
= ٥]
21. Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang bergantung pada .•
A. jenis zat terlarut
D. jumlah zat terlarut
B. jenis zat pelarut
E. konsentrasi larutan
C. jumlah zat pelarut
22. Di antara larutan berikut, yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah larutan ....
4 A. CaCl, 0,5 molal =kb • M.D. MgSO, 0,7 molal -
B. AL,(SO4)3 0,3 molal
•E. CO(NH,)2 1,5 molal
C. K,SO, 0,6 molal
23. Sukrosa (M, = 342) sebanyak 6,84 gram dilarutkan dalam air sampai volumenya 100 ml.
Tekanan osmosis larutan yang
, terbentuk jiką diukur pada suhu 27°C adalah ...•
A. 0,092 atm +
1.
au 10 . ND. 6,15 atm
B. 0,984 atm
6
9,84 atm
4,92 atm
- 2,4 gr
- 3,6 gr
- Dalam 40
- tekanan o
(R = 0,0%
A.
46
B. 58,5
C. 60 - Suatu l
0,52°C
...
°C
A. 0,
B.
0.
- Di ar
A.
B.
C - Laru
A.
B.
C. - Di
lant
G
antan
T
G
antan
= 342)
- - D
- 1f
1a dan
n titik
akan mendidih pada .... | |
A. 0,104°C | |
B. 1,04°C | |
С. 100,104 C |
BCAB
1750152、
800
いって0ってこので、
ть = сть+ть -100
24. Seorang siswa melarutkan 5,85 gram NaCI (M, = 58,5) dalam 200 gram air. Jika NaCl to 52
dalam air dianggap terionisasi sempurna dan K, air = 0,52°C/molal, larutan tersebut (0.52
- 100,52°C V
- 101,04°C
25. Suatu zat nonelektrolit (M, = 46) sebanyak 23 gram dilarutkan ke dalam 90 gram air
(M, = 18) pada suhu 25°C. Jika tekanan uap air jenuh pada suhu tersebut 23,76 mmHg;
penurunan tekanan uap larutan tersebut adalah ...
A. 1,08 mmHg
D. 4,32 mmHg
B. 2,16 mmHg
E. 8,64 mmHg
C. 3,24 mmhg
26. Titik didih zat nonelektrolit (M, = 60) dalam 200 gram air adalah 100,104°C. Jika Ky air = 0,52°C/molal, massa zat terlarut adalah ....
D. 12,0 gram
A. 1,2 gram
E. 24,0 gram
- 2,4 gram
- 3,6 gram
27. Dalam 400 mL larutan terdapat 2,4 gram zat nonelektrolit. Jika pada suhu 27°C
tekanan osmosis larutan 2,46 atm; massa molekul relatif (M.) zat tersebut adalah ....
(R = 0,082 L atm/mol K)
A.
46
D. 80
E. 98
В. 58,5
C. 60
rutan nonelektrolit dalam air mendidih pada suhu 100,104°C. Jika Ky air =
n.
B. 30,0
E. 98
C. 60
28. Suatu larutan nonelektrolit dalam air mendidih pada suhu 100,104°C. Jika K, air =
0,52°C/molal dan Kr air = 1,86°C/molal, penurunan titik beku larutan tersebut adalah
...°C.
A.
0,104 = 0,52-M
0,093
D. 0,558
B.
0,186
m= 0u2
E. 0,744
C
0,372
STF = 0,2.1186 = 01372
29. Di antara kelima larutan berikut yang mempunyai titik didih paling rendah adalah
DTb=lb- m
M= Molar
....
A. C.H,2O, 0,04 M
= 0,04.
в. A1,(SO)3 0,01 M
= 010).5
- FeSO, 0,03 M
- PЬ(NO3)2 0,02 M
003.4
1029. =
C. NaCl 0,02 M
こ0.02・2
30. Larutan yang titik didihnya paling tinggi jika pelarutnya air adalah larutan .•••
A. kalium karbonat 0,1 M
kCO
D. asam cuka 0,1 M
B. natrium nitrat 0,1 M aNOz
E. seng sulfat 0,1 M
20sa
C. urea 0,1 M
31. Di antara kelima larutan berikut, yang mempunyai titik beku paling rendah adalah
D. glukosa 0,4 M
. .
A natrium sulfat 0,1 M
B. asam asetat 0,3 M
C. magnesium nitrat 0,2 M ×2
Crtqor
E. tembaga(II) sulfat 0,1 M x4
Bab 1 Sifat Koligatif Larutan
20.
1.
Mengapa reaksi redoks dapat menjadi sumber arus listrik searah? Jelaskan.
- Pada sel Volta yang sudah disempurnakan, anode dan katodenya diletakkan secan terpisah dan dihubungkan dengan jembatan garam. Jelaskan fungsi jembatan garam pada sel Volta tersebut.
- Suatu sel Volta tersusun dari elektrode logam A di dalam larutan 4* dan elektrde
- logam B di dalam larutan B2+. Sel Volta tersebut mempunyai beda potensial 2 volt.
Jika logam A sebagai kutub positif dan logam B sebagai kutub negatif, tentukan: - a. anode dan katodenya,
*eleltron y9 bergerak
- reaksi di anode dan katode, dan menghasilkan ans listnk
- notasi sel.
elektron dr (-) he (+)
Jika elektrode Mg di dalam larutan Mg(NO3)2 dipasangkan dengan elektrode Zn dalam
larutan Zn(NO3)2 menjadi suatu sel Volta, arus listrik akan mengalir dari elektrode Zn ke elektrode Mg dengan beda potensial 1,58 volt. Karu5 listrik mengalir
- Tentukan anode dan katodenya.
- Tuliskan reaksi di anode dan katode.
Adri positif henegatif
c. Tuliskan reaksi sel dan notasi selnya.
(+) he (-)
5. Suatu sel Volta mempunyai notasi sel sebagai berikut.
Mg| Mg2*|| Sn2*|Sn
E sel = +2,23 V
a. Tentukan arah aliran arus listriknya.
- Tentukan anode dan katodenya.
- Tuliskan reaksi di anode dan katode.
46
Kimia SMA/MA Jilid 3
hidi
1,0
dan
ata
2.
me
SU:
pa
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepar.
* Perhatikan persamaan reaksi berikut.
«CHOH), + 6Nao, → pC0?* + qNa* + OH + SH,O
Nilai 6 adalah t/.. 2-naik5xi
D. 6
tvrvn / >5
A.
B.
354+Cr(OHl4 + 5Na2de &> Cr0y*-
C.
4
→ Cr0y 2- + Na + 304 - + H20
2. Reaksi yang menunjukkan terjadinya perpindahan sebanyak lima elektron adalah ..••
A.
MnO, → Mn2+
D. CL2 → CIO½
Е. МnO4 → MnO2
Ct,0,~ → 2CK+
3. Jika ion besi(II) dioksidasi dengan ion dikromat dalam suasana asam dengan reaksi:
vesiT
- Fet + Ct,0,2 → Fe* + Cr+
Setiap 1 mol ion dikromat akan mengoksidasi ion besi(II) sebanyak ... mol.
C.
3
4. Jumlah elektron yang diperlukan untuk menyetarakan persamaan reaksi:
1,(s) + ОН (aq) → IO3 (aq) + H,O(l) adalah . . . elektron.
D. 5
E. 6
B.
112、
C.
1
5. Pada reaksi (belum setara):
H,SO4 + HI → H,S + 1½ AH,O
Satu mol asam sulfat dapat mengoksidasi hidrogen iodida şebanyak ... mol.
E 8
B.
2
4
6. • Diketahui:
Na* + é → Na
E° = -2,71 V
anode (olesidass.)
→ Katode ( roduni)
Pb** + 2é → Pb
E° = -0,13 V
fika elektrode Na dipasangkan dengan elektrode Pb menjadi sel elektrokimia, pernyataan berikut yang tidak tepat adalah ...
- Anodenya Na dan katodenya Pb.
- Pada anode, elektrode Na akan larut.
Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia
sel Volta. | E° = +0,34 V |
Củ(Cu | E° = -2,34 V |
Mg*|Mg | E° = -0,40 V |
cd*/Cd | E° = -0,34 V |
Zn?*|Zn | E° = -0,27 V |
Co*|Co |
E° = +0,80 V | |
Ag* + é → Ag | E° = +0,34 V |
Cu+ + 2é → Cu | E° = -1,18 V |
Mn2+ + Zé → Mn | E° = -0,13 V |
Pb2+ + Zē → Pb | |
E° = +2,71 V |
C. E°
Kutub positifnya adalah elektrode Pb.
Elektron bergerak dari elektrode Na ke Pb.
Berikur adalah beberapa elektrode yang dapat dikombinasikan menjadi pasangan-pasangan
Elektrode yang tidak mungkin menjadi katode adalah elektrode ....
D. Mg
Zn
A. Cu
E
- Ca
- Co
Data potensial elektrode standar berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 8-10,
C, + Zé → 2CI
8. Pasangan logam berikut yang tidak dapat bereaksi dengan asam encer (H*) untuk
menghasilkan gas hidrogen adalah ....
A. Cu dan Pb
D. Pb dan Ag
B. Pb dan Zn
E. Ag dan Zn
C. Cu dan Ag
9. Spesi berikut yang mempunyai daya oksidasi paling kuat adalah ...•
A. Cu
D.
B. Cu+
E. Ag*
C. CL
10. Reaksi berikut yang berlangsung spontan adalah ./...
A. Cư + 2CI- → Cu + Ch
D. Pb + Mn2+ → Pb2+ + Mn
B. Cư* + 2Ag → Cu + 2Ag
E. Mn?+ + 2CI → Mn + C, X
C. Mn + Ag* → Mn2+Ag
11. Diketahuí:
H,|H*(1 M)||Au*| Au
E° = +1,50 V
РЬ/РЬ2+|| Au* |Au
E° = 1,63 V
くり
Nilai potensial elektrode standar Pb2*|Pb adalah ... V.
A. 3,12
D.
えて
В. 2,12
-0,13
E.
C. 0,13
-3,12
12•
13.
E
L
C
14.
15.
16
1'
20. Reduksi ion BrO,- menjadi ion Br membutuhkan elektron sebanyak ... mol.
A. 2
B.
3
21. Arus listrik 965 mA dialirkan melalui suatu larutan asam selama 5 menit. Banyaknya
gas hidrogen yang terbentuk adalah.... (1 F = 96.500 C)
3,0 x 10-3 mol It 965.10 •
2,5 x 10-3 mol n.F
C. 2,0 x 10-3 mol
2.96-5447
E)
1
DeN6x 103 me)
-ろ/015・6
22, Suatu sel Volta tersusun dari elektrode Zn dalam ZnCl, dan elektrode Cr dalam CrCy
Diketahui data sebagai berikut.
Cd+| Cd
E° = -0,43 V -> katode
Cr+ | Cr
E° = -0,74 V
0143 +0n4
Pernyataan yang benar adalah..
- Reaksi sel yang terjadi: 3Cd2+ + 2Cr → 2Cr3+ + 3Cd.
- Cd akan bertindak sebagai anode. X
- E°
- sel adalah +1,36 V.
- Arus listrik mengalir dari Cr ke Cd.X
- Cr mengalami reduksi.
Logam yang paling kuat daya reduksinya adalah
A. Mg
D. Mn
B. Ag
unden E. Cd
24. Perlindungan logım besi dari perlaratan dapat diakukan dengan melapisi besi denga
logam krom. Kelebihan dari cara ini adalah
- harga krom lebih mahal dari besi
- jika berlubang, besinya akan berkarat
- krom tidak dapat melindungi besi
- krom cepat berkarat
- E° Fe > E° Cr
25. Jika ke dalam larutan NiSO, dialirkan listrik sebesar 0,1 F dan A, Ni = 59, massa
logam Ni yang terbentuk di katode adalah ... g.
A. 2,95
B. 5,90
D. 29,50
C. 14,75
E. 59,00
23. Diketahui beberapa sel Volta dengan notasi sel sebagai berikut. | |
Mg| Mg2* || 2Ag* | 2Ag | E° = +3,17 V |
Cd | Cd* || 2Ag*| 2Ag | E° = +1,20 V |
Mn| Mn2* || Cd2+ | Cd | E° = +0,79 V |
Cu | Cu + || 2Ag* | 2Ag | E° = +0,46 V |
&g Latihan 7.5
1. Tuliskan nama senyawa berikut.
- CH.-CH,-CH(CH.)COOH
- HCOOCH,
с. CHз-С—О-
-CH-CH3
CH3
- (CH3)3C-COOH
- (CH3)3C-COOCH(CH3)2
2. Tuliskan struktur dari senyawa berikut.
a.
Asam 2-etil-2-metil pentanoat
- Asam a-hidroksi propionat
- Asam 2,3-dimetil butanoat
- Metil metanoat
• Tentukan benar atau salah penamaan menurut tata nama IUPAC berikut. Jika salah,
tuliskan penamaan yang benar. a.
Asam 3-metil propanoat
b. Tersier-butil asetat c Asam 2-metil-3-etil propanoat
2. Sifat Asam Karboksilat dan Ester
a. Sifat fisis
1) Sifat fisis asam karboksilat
• Asam karboksilat dapat membentuk ikatan hidrogen yang cukup kuat sehingga mempunyai titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi dibandingkan alkana dengan jumlah
atom karbon yang sama.
Asam karboksilat dengan jumlah atom karbon sedikit
(suku rendah) merupakan senyawa yang mudah menguap dengan bau tajam. Semakin banyak jumlah atom karbonnya, semakin sukar menguap. hhh dıdih bngçi
- Asam karboksilat bersifat polar sehingga mudah larut
- dalam air. Semakin banyak atom karbonnya, semakin sukar larut dalam air.
- Di dalam air, dua molekul asam karboksilat dapat
or pelarut non organik/ poler
bergabung membentuk satu molekul (dimer).
2) Sifat fisis ester
Ester suku rendah merupakan senyawa yang mudah menguap
dan memberikan bau yang sedap (harum). Semakin banyak atom karbonnya, semakin tinggi titik didihnya. Ester suku tinggi sukar larut dalam air, tetapi mudah larut dalam eter atau CS,.
b. Sifat kimia
1) Reaksi terhadap asam karboksilat
• Larutan asam karboksilat merupakan asam yang paling kuat di antara golongan senyawa karbon yang lain. Nilai tetapan kesetimbangan (K.) asam karboksilat berkisar . Secara umum, reaksi ionisasinya adalah:
RCOOH(aq) → RCOO-(aq) + H*(aq)
• Reaksi asam karboksilat dengan basa atau logam reaktif
akan membentuk garam yang mudah larut.
Contoh
CH,COOH(aq) + Na(s) → C,H,COONa(aq) + {H,(g)
2CH, COOH(aq) + Ca(OH)_ (aq) → Ca(CH,COO) (aq) + 2H,O(1)
- Reaksi penggantian gugus -OH pada karboksil.
- Reaksi asam karboksilat dengan PCls, PClz, atau
SOCI, akan membentuk alkana karboklorida.
Lorboklanda
R-C-OH + PCl, → R-C-CI + HCI + POCI
- OH
herbehlel
Bab 7 Senyawa Turunan Alkana
Dengan jumlah atom karbon yang sama, asam karboksilat mempunyai titik didih yang lebih tinggi daripada ester. Jelaskan mengapa demikian.
2. Tuliskan reaksi-reaksi yang terjadi:
- asam asetat + natrium hidroksida
- asam propionat + PCl, (kalor)
C. asam formiat + etanol
- etil asetat + kalium hidroksida
- hidrolisis etil butirat dengan katalis asam
- Diketahui reaksi-reaksi sebagai berikut.
Senyawa A + HCI → senyawa B
Senyawa B + NaCN → senyawa C
Senyawa C dihidrolisis → asam propanoat
Tentukan senyawa A, B, dan C tersebut. - Formaldehida dapat dibuat menjadi etil formiat. Tuliskan tahapan-tahapan reaksi pembuatannya.
- Tuliskan beberapa asam karboksilat dan ester yang ada di alam dan jelaskan manfaatnya.
1. Tuliskan nama senyawa berikut.
a. CHC-CH(CH3)2 (- CP
93
(いろ
- CH,(CH,),CHBr-CH,Br
- CHCI, -CH,F
- CH,CHBrCH,l
c. (CH,),CCL½
2. Tuliskan struktur dari senyawa-senyawa berikut.
a.
Vinil klorida (kloroetena)
- 1,1,1-trikloroetana
- 1-bromo-1-kloro-2,2,2-trifluoroetana
- 1,1,2,2-tetrafluoroetana
- Freon-11 (monoklorotrifluorometana)
1. Tuliskan reaksi yang terjadi:
- kloroetena + Brz
- 2-kloropropana + KOH (alkohol) pada suhu tinggi
C. etil klorida + KCN, kemudian hasilnya dihidrolisis
- 2-bromopropana + KOH (alkohol) pada suhu kamar
- etil klorida + H,O
2. Lengkapi persamaan reaksi berikut.
- Etena + HCI → senyawa A Senyawa A + Mg → senyawa B Senyawa B + H2O → senyawa C
- Tentukan nama senyawa A, B, dan C tersebut.
- Senyawa X + PCl, → senyawa Y Senyawa Y + Mg → senyawa Z Senyawa Z + etanal → 2-butanol Tentukan senyawa X, Y, dan Z tersebut.
3. Diketahui reaksi:
alkohol
он, СН, С + КОН —
→ X + NaOH → Y
Tuliskan rumus struktur X dan Y.
Rangkuman
Gugus fungsi senyawa karbon merupakan gugusan atom atau sekelompok atom yang menentukan
sifat khas senyawa karbon tersebut.
2. Berdasarkan gugus fungsinya, senyawa turunan alkana dikelompokkan menjadi alkohol, eter,
aldehida, keton, asam karboksilat, dan ester.
3. Alkohol dan eter mempunyai rumus molekul yang sama (C,H2n+2O), tetapi mempunyai gugus fungsi yang berbeda. Alkohol mengikat gugus fungsi hidroksil (-OH) dan eter mengikat gugus fungsi alkoksi (-OR).
Berdasarkan letak terikatnya gugus hidroksi (-OH), alkohol dibedakan menjadi alkohol primer, alkohol sekunder, dan alkohol tersier. Berdasarkan jumlah gugus hidroksi yang terikat, alkohol dibedakan menjadi alkohol monovalen, alkohol divalen, dan alkohol polivalen.
Alkohol merupakan cairan jernih tidak berwarna dan berbau khas. Alkohol suku tinggi dan alkohol polivalen merupakan cairan kental dengan titik didih relatif tinggi. Alkohol rantai pendek mudah larut dalam air.
Eter merupakan cairan tidak berwarna yang mudah menguap dan mudah terbakar, serta berbau enak tetapi mempunyai sifat membius.
7. Titik didih eter relatif lebih rendah dibanding alkohol yang setara karena di dalam alkohol
terdapat ikatan hidrogen, sedangkan pada eter tidak ada.
có
Alkohol lebih reaktif jika dibandingkan dengan eter.
- Aldehida dan keton merupakan senyawa turunan alkana yang mengikat gugus karbonil (-CO-).
Aldehida dan keton saling berisomeri gugus fungsi dengan rumus molekul sama, yaitu C„H2„0. - Aldehida suku tinggi merupakan zat cair kental dan berbau enak, sering digunakan untuk campuran minyak wangi.
- Keton suku rendah berupa zat cair yang mudah larut dalam air dan berbau menyengat. Keton suku sedang merupakan zat cair yang sukar larut dalam air, sedangkan keton suku tinggi merupakan zat padat.
Kimia SMA/MA Jilid 3
5. Propanal yang direduksi dengan gas H, menggunakan katalis Pt/Ni akan membentuk
D. asam asetat
A. propanol
E. asam propanoat
- 2-propanal
- 3-propanal
6. Etanal yang dioksidasi oleh KMnO, dalam suasana asam akan menghasilkan ...• D.
2-propanol
A. etanol
E.
B. asam formiat
asam asetat elanoort
C. propanol
7. Zat yang digunakan untuk membuat plastik bakelit adalah ....
D. metanol
formabn/
A. etanol
E. propanol
B. asam formiat
formaldelida /40%
C
metanal
8. Zat berikut yang digunakan untuk menggumpalkan lateks adalah ...
mesanp)
D. asam formiat
A. metanal
E. asam asetat
- metanol
- etanol
9. Hasil hidrolisis dari metil asetat adalah .
A. metanol dan asam asetat
D. asam asetat dan propanol
B. etanol dan asam metanoat
E. etanol dan asam etanoat
C. asam propanoat dan etanol
10. Zat berikut yang dapat dibedakan dengan menggunakan pereaksi Fehling adalah ....
A. HCHO dan CH3CHO
D. CH3COOCH3 dan CH3CHO
B. CH COOCH3 dan CH3COCH3
E. CHOH dan CH3OCH3
C. CHCHO dan CH3COCH3
11. Berikut ini yang bukan merupakan penggunaan alkohol dalam kehidupan sehari-hari
adalah ...
A. pelarut
D. antiseptik
B. bahan bakar
E. pembersih
C. anestesi → eter & Haloalkana
12. Berikut ini yang termasuk asam lemak tidak jenuh adalah ...
A. asam butirat
D. asam stearat
B. asam propionat
E. asam palmitat
C. asam linoleat
a Sam oleat
13. Senyawa 2-metil-2-propanol berisomeri gugus fungsi dengan ...•
A. 1-butanol
D. 2-butanol
B. 2-metil-1-propanol
E. asam propanoat
C. dietil eter -
Toho)
14. Senyawa C,H,O, mempunyai isomer sebanyak ... buah.
2
D. 5
E. 6
B.
C.
4
15. Pereaksi yang digunakan untuk membedakan alkohol primer dengan alkohol sekunder
adalah....
A. Fehling
D. Tollens
B. Lucas
E. Grignard
C.
Wurtz
16. Hidrolisis lemak nabati akan menghasilkan ..
A. ester dan air
D. gliserol dan asam lemak
B. eter dan alkohol
gliserol dan air
C. gliserol dan ester
gliserol+ A. Srancat
Lonal fminy ch
17. Ester dari amil asetat memberikan aroma
trigliserida
A. pisang
D. nanas
B. jeruk
E. anggur
C. apel
Alàerid di okydoi→t kacidsilat
18. Hasil oksidasi dari senyawa 2-metilpropanal adalah ...
A. asam butanoat
D. 2-metilbutanon
-B. asam 2-metilpropanoat
C. 2-metil-1-propanol
#-CA-S-HE. butanol
CM-C-٢-OH
010г -
19. Gugus fungsi yang terdapat pada molekul metoksimetana adalah ...
(=O Loton
E. -COOH
Açam
C. -CHO Aldehid
harbokfilat
20. Senyawa alkohol berikut yang tidak dapat dioksidasi oleh larutan KMnO, atau K,Cr,O,
adalah .. . .
A. 3-pentanol
D. 3,3-dimetil-2-butanol
B. 2-metil-2-butanol
E. 3-metil-2-butanol
C. 4-metil-2-pentanol
21. Suatu senyawa karbon direaksikan dengan larutan berikut dan diperoleh hasil:
- dengan larutan Fehling menghasilkan endapan merah bata→ Aldeh io
- dengan larutan Tollens menghasilkan endapan cermin perak →> Aldelne
- dengan larutan kalium dikromat menghasilkan asam karboksilat
Senyawa karbon yang dimaksud adalah.
D. ester
A. keton
E. eter
Cn
0→ Leton/Aldeli
B. aldehida
kelon
C. alkohol
22. Suatu senyawa karbon memiliki rumus empiris CzH O. Senyawa tersebut jika direduksi
dengan H, menghasilkan alkohol sekunder dan tidak menunjukkan adanya perubahan ketika direaksikan dengan pereaksi Tollens. Senyawa yang dimaksud adalah …...
Aldehil (bugur
Allanal
A. 1-propanol X allechol
- propanal
- asam propanoat
- propanon Weton
- 2-propanol allioko!
23. Berikut ini adalah rumus beberapa senyawa karbon.
1. CH,-CH,-O-CH,-CH
3. CH3-CH,—CH,-CH,-Он
2. CH,-O-CH,-CH,-CH3
4. CH-O-CH-CH3
CH3
Bab 7 Senyawa Turunan Alkana
Pasangan senyawa yang berisomeri gugus fungsi adalah .
A. 1 dan 2
D. 2 dan 4
E. tidak ada
1 dan 3
C. I dan 4
24. Perhatikan senyawa berikur.
CH,-CH3
CH.-CH-C-CH3
C,H, OH
Nama senyawa tersebut yang benar adalah
A. 2,3-dietil-2-butanol
D.
B. 2-etil-3-metil-2-pentanol
2-etil-3-metil-3-pentanol
E. 3,4-dimetil-4-heksanol
3.4-dimetil-3-heksanol
25. Gugus fungsi alkil alkanoat terdapat pada . .
A. CH,COCH3,
D
CH, CH,OH-
B. CH COOCH3
oster
CH, COOH
C. CH,CHO, Aldehid
26. Hidrolisis butil asetat menghasilkan senyawa
-CCC-CO-CC→AD
A. asam propionat dan propanol
D. asam etanoat dan butanol
B. asam etanoat dan pentanol
E. asam etanoat dan etanol
C. asam asetat dan propanol
C-0-
27. Hasil reaksi antara asam propionat dengan etanol adalah. .53vt0n00
EtonE
A. CH3COOCH3
D. CH,COOCH,
B. CHCOOC,H,
E. CH, COOC,H,
C. CH,COOC,HS
28. Rumus senyawa 2-butanon adalah .
- CH CO,CH3
- CHOC,Hg
- CH, COCH,
- CH,CHO
- CH,COC,HS
29. Gugus fungsi yang terdapat pada glukosa (CH,OH(CHOH) CHO) adalah ....
A. alkohol dan aldehida
D. alkohol dan keton
B. alkohol dan asam karboksilat
E. aldehida dan ester
C. aldehida dan asam karboksilat
30. Rumus molekul berikut yang tidak memiliki isomer adalah ....
A. CHO
D. CH,Br
- CHO,
- CHO
E. CH,Br
31. Jumlah isomer yang dimiliki oleh klorobutana (C,H,C) adalah ...•
A. 1
D. 4
B.
2
3
E. 5
Kimia SMA/MA Jilid 3
32. Hasil yang diperoleh apabila 2,2-dikloropropana direaksikan dengan NaOH adalah
..*
A. aldehida
D. keton
B. alkohol
E. ester
C. eter
33. Kloroetana yang dipanaskan dengan metilklorida dalam eter akan menghasilkan senyawa
- metildiklorida
- metana
- propena
- dikloropropana
C. etena
34. Jika senyawa X direaksikan dengan KOH dalam alkohol pada suhu tinggi, akan dihasilkan
1-butena. Senyawa X adalah ....
- 1-iodobutana
- 2-iodobutana
- 1-iodo-2-metilpropana
- 2-iodo-2-metilbutana
C. 3-iodobutana
35. Berikut ini yang merupakan kegunaan senyawa haloalkana dalam kehidupan sehari-
hari adalah....
- kloroform sebagai pengawet makanan
- PVC dimanfaatkan untuk pipa air v
- polistirena sebagai serat kain
- formaldehida sebagai bahan pembentuk plastik bakelit
- metilklorida sebagai pemberi aroma pada makanan
II. Pilihlah jawaban:
- Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
- Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
- Jika pernyataan benar dan alasan salah.
- Jika pernyataan salah dan alasan benar.
- Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.
36. Dietil eter merupakan isomer fungsi dari etanol.
SEBAB
Dietil eter dan etanol mempunyai rumus umum yang sama, yaitu CH2n+20.
37. Untuk membedakan aldehida dengan keton, digunakan pereaksi Tollens.
SEBAB
Pereaksi Tollens merupakan oksidator lemah yang hanya dapat mengoksidasi aldehida.
38. Aseton dapat dibuat dengan mereduksi senyawa 2-propanol.
SEBAB
Reduksi terhadap alkohol sekunder akan menghasilkan keton.
Bab 7 Senyawa Turünan Alkana
1. Berdasarkan komposisinya, benzena dapat dikelompokkan dalam ....
D. hidrokarbon v
- alkana
- alkuna
E. alkohol
C. aldehida
2. Senyawa berikut yang merupakan hasil reaksi adisi benzena adalah ....
A. fenilklorida
GH&CT
- nitrobenzena
- anilina
- toluena Cg
- sikloheksana
3. Salah satu penyebab benzena lebih stabil dibandingkan alkena adalah karena ..•
- resonansi pada ikatan rangkap
- dislokalisasi atom hidrogen
- tidak ada ujung rantai karbonnya
- tidak ada atom karbon primernya
- distribusi elektron yang tidak merata
- Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi dan nama produk yang dihasilkan.
- Benzena + CH,CI dengan katalis AICI, → Tolvena + As-Klorida (Alkilası)
- Benzena + gas Cl, (UV) | 23, 45i6- heksaklorosiklohllesana (Halogenos
- Benzena + gas Cl, dengan katalis FeCl
- Benzena + propena dengan katalis AICI, dan H*
- Benzena + asam nitrat pekat dalam H,SO, pekat
2. Tuliskan nama senyawa berikut.
OH
CH3
COOH
NH2
OH
COOH
OH
-CH3
OH
OH
NH2
Bab
4. B. mudah larut dalam air dalam segala perbandingan
- merupakan cairan tidak berwarna dan berbau menyengat
- dapat larut dalam CCl, dalam jumlah yang terbatas
- merupakan senyawa yang stabil dan sukar bereaksi
5. Zat yang dihasilkan ketika benzena direaksikan dengan gas klorin menggunakan katalis
AIC, adalah ...:
D. klorobenzena
A. heksaklorosikloheksana
E. 1-klorosikloheksena
- sikloheksanaklorida
- benzilklorida
6. Zat yang dihasilkan ketika benzena direaksikan dengan etil klorida dengan katalis AIC),
adalah ....
D. etilbenzena
A. toluena
E. stirena
- asam benzoat
- klorobenzena
7. Oksidasi terhadap toluena menggunakan oksidator kuat akan menghasilkan ...
A. asam benzoat
D. anilina
B. stirena
E. benzaldehida
C. nitrobenzena
8. Di antara senyawa berikut yang akan menghasilkan asam benzoat jika direaksikan
dengan KMnO‹/H* adalah ...•
A.
CH3
D. COOH
B. OH
E. OH
CH,
C
NH2
9. Jika toluena direaksikan dengan gas klorin menggunakan katalis AICly, akan diperoleh senyawa dengan struktur
A.
COOH
D. CH3
B. CHO
CH,CI
C. CHO
Kimla SMA/MA Jilid 3
10. Reaksi berikut yang dapat menghasilkan benzena adalah . .. •
- reduksi nitrobenzena dengan gas hidrogen
- penggabungan tiga molekul asetilena (etuna) dengan katalis logam
- oksidasi anilina, kemudian direduksi dengan gas hidrogen
- mereaksikan asam benzoat dengan larutan basa kuat
- mereaksikan toluena dengan gas klorin di bawah sinar ultraviolet
11. Senyawa turunan benzena yang mengandung atom klorin dan digunakan sebagai pestisida
adalah ....
- PABA
- DDT v
- epoksida
- TNT
C. MTBE
12. Senyawa turunan benzena yang digunakan untuk bahan baku parasetamol adalah ....
A. toluena
D. asam benzoat
B. anilina,
E. klorobenzena
C. fenol
13. Dalam pembuatan fenol, klorobenzena direaksikan dengan ....
A. halogen
D. NaOH v
B. hidrogen
E. KMnOA
C. HCI
14. Bahan baku pembuatan obat dekongestan adalah ....
A. toluena
D. asam benzoat
B. anilina
E. klorobenzena
C. fenol
15. Senyawa turunan benzena berikut yang ditambahkan pada karet untuk memperkuat
struktur pada ban kendaraan adalah
CH3 merilbemena / senilmetana
- toluena
- JH-(fenilamina)
- anilina
CA=CHn feniletena - stirena
cooh
E-cH
COOH
D. asam benzoat
Cl
E. klorobenzena
(ori (elonda) O
II. Pilihlah jawaban:
- Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungar sebab akibat.
- Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukka hubungan sebab akibat.
- Jika pernyataan benar dan alasan salah.
- Jika pernyataan salah dan alasan benar.
- Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.
16. TNT dapat digunakan sebagai bahan peledak dengan daya ledak yang tinggi.
SEBAB
TNT mudah terurai menghasilkan gas dengan volume yang sangat besar.
Bab 8 Benzena dan
17. Benzena merupakan senyawa yang mengandung ikatan rangkap, tetapi kurang reaktif dibandingkan alkena.
SEBAB
Benzena merupakan senyawa aromatis dengan 6 atom karbon yang membentuk rantai siklis.
18. Untuk mendapatkan senyawa klorobenzena, benzena dialiri gas klorin dengan diberi cahaya ultraviolet.
SEBAB
Jika ditambahkan katalis FeCl,, akan menghasilkan heksaklorosikloheksana.
19. Toluena dan etilbenzena yang dioksidasi akan menghasilkan produk yang sama.
SEBAB
Oksidasi alkilbenzena akan menghasilkan asam benzoat.
20. Benzilklorida dan vinilklorida adalah dua nama senyawa yang sama.
SEBAB
Keduanya merupakan senyawa turunan benzena yang mengandung atom klorin.
III. Pilihlah jawaban:
- Jika jawaban (I), (2), dan (3) benar.
- Jika jawaban (1) dan (3) yang benar.
C Jika jawaban (2) dan (4) yang benar.
- Jika hanya jawaban (4) yang benar.
- Jika semua jawaban (1), (2), (3), dan (4) benar.
21. Nama senyawa turunan benzena berikut yang benar menurut aturan IUPAC adalah
(1) asam-p-nitrobenzoat
(3) 1,2-dimetilbenzena
/ortho-xyienev
(2) m-amino toluena
(4) p-hidroksi toluena
/p- Gresol V
22. Senyawa turunan benzena berikut yang ketika dioksidasi menghasilkan asam benzoat
adalab....
(1) toluena
(3) isopropil benzena
(2) benzaldehida-
(4) anilina
23. Reaksi berikut yang menghasilkan benzena adalah ....
- pemanasan klorobenzena dengan larutan NaOH
- pemanasan gas asetilena pada pipa kaca pijar
- pemanasan asam benzoat dengan gas klorin
- distilasi kering kalsium benzoat
24. Senyawa turunan benzena yang dapat digunakan sebagai bahan peledak adalah ...•
(I) benzaldehida
(3) anilina
(2) DDT
(4) TNT
25. Senyawa turunan benzena berikut yang merupakan bahan untuk membuat serat kain
(tekstil) adalah ....
- stirena
- diazonium
- polikarbonat
- nilon 6,6
26. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi dan sebutkan produk reaksinya.
Oksidasi anilina
b.
Nitrobenzena direduksi dengan gas hidrogen
Fenol + asam nitrat pekat
d.
Fenol + Br_ dengan katalis FeClz
e.
- Oksidasi toluena
Klorobenzena + metilklorida dengan katalis AICl, - Toluena + HNO, pekat
- Jelaskan pembuatan anilina dari benzena.
- Jelaskan cara memperoleh benzena dan sebutkan kegunaannya.
- Tuliskan kegunaan fenol.
- Tuliskan kegunaan asam benzoat.
bagian yang sangat besar. Demikian pula pipa plastik PVC yang mempunyai ukuran sedemikian besar, sebenarnya hanya terbentuk dari satu jenis molekul kecil, yaitu vinilklorida atau kloroetena yang bergabung secara masif membentuk satu kesatuan.
Belajar dari hal tersebut, kita sebagai bangsa merdeka juga sebaiknya dapat bersatu padu menjadi satu kesatuan sebagai bangsa
yang kuat.
Bergabungnya molekul-molekul kecil untuk membentuk
molekul besar merupakan peristiwa polimerisasi. Molekul-molekul kecil disebut monomer dan molekul besar hasil gabungannya disebut dengan polimer. Jadi, polimer adalah molekul raksasa (makromolekul) yang disusun dari monomer-monomer melalui peristiwa polimerisasi.
Pada Bab 9 ini akan dibahas bagaimana pembentukan polimer, jenis-jenis polimer berdasarkan asalnya, serta contoh polimer yang ada di alam, yaitu karbohidrat dan protein. Selain itu, akan dibahas juga tentang lemak dan minyak.
No 22 (2013 /2014)
A. Polimer
•
Ditinjau dari strukturnya, polimer merupakan molekul raksasa yang terbentuk dari monomer-monomer yang terangkai secara berulang. Polimer dapat dikelompokkan berdasarkan berbagai hal.
Berdasarkan proses reaksi pembentukannya, polimer dibedakan kabel listrk l dilapisi bakelik (tahana
menjadi polimer adisi dan polimer kondensasi. Berdasarkan jenis monomernya, polimer dibedakan menjadi homopolimer dan kopolimer. Berdasarkan asalnya, polimer dibedakan menjadi
WEB KIMIA
polimer alam, polimer sintetis, dan polimer modifikasi. Berdasarkan penggunaannya, polimer dibedakan menjadi plastik dan serat.
Simak animasi pembuatan
Beberapa contoh polimer yang dimanfaatkan sebagai plastik adalah
polimer dari monomer
pada laman berikur.
bakelit, polietilena, PVC, polistirena, dan polipropilena. Beberapa
http://depts.washington.edu/
contoh polimer yang dimanfaatkan sebagai serat adalah poliester, cmditr/medialpolymer.suf
nilon, dan dakron.— sbg kain
1. Polimer Adisi dan Polimer Kondensasi
Polimer adisi adalah polimer yang proses pembentukannya
melalui reaksi adisi, yaitu putusnya ikatan rangkap yang terdapat pada monomer, untuk kemudian saling terikat satu sama lain membentuk kesatuan molekul raksasa.
Adiri + ada t20, NH3 , CHa
pemecahan / pemutusan ikatan rangkap
Bab 9
(monomer
vini( Ulorida)
Maluro Molehul
- Polimer
- Leonbohidrat
homo polimer (terdinde monomes
va samo
Contoh
PVC (polivinilklorida) yang dikenal luas sebagai bahan untuk membuat pipa air merupakan senyawa polimer dari vinil klorida yang bergabung (berpolimerisasi) membentuk molekul raksasa
melalul reaksi adisi.
pCH,-CH +nCH,-CH → -CH,-CH--CH,-CH-→
Bergabung
Vinil ktortda (suatu monomer)
bangas,
Jumiahnye
4 〇
ĐH, CH CH, CH
Poliiniklorida PV C
900* 0나 k
Polimer kondensasi merupakan polimer yang proses
pembentukannya melalui reaksi kondensasi. Ciri khas proses kondensasi adalah terbentuknya molekul kecil berupa molekul
H,O, NHz, atau CH,OH.
Contoh
Kevlar terbentuk dari dua jenis monomer, yaitu asam tereftalar. dan 1,4-diamino-benzena. Reaksi polimerisasi kondensasi ini
H2D, NH3, mekepaskan molekal air.
H
H
Нго
nH→
OH + hH
-NH
→
Asam tereftalat
1,4-diamino-benzena
Kevlar
Air
2. Homopolimer dan Kopolimer
Homopolimer adalah polimer yang terbentuk dari monomer-monomer yang sama, misalnya polivinilklorida (PVC), polietena, polistirena, dan polipropilena.
Contoh
Latan Ranglapz
Prepilena
Pembentukan polistirena
Роруця
H
C
→
Propene -(1)
H
polipropilena
yang
w,u, KOMali an Dakelt.
monomer
(Contoh
Pembentukan nilon 6,6
n.N-(CH,)6-NH, + nHOC-(CH,) CH →
1,6-diaminoheksana
Asam adipat
PNNCHD N+ ConyEt+ tno
Nilon 6,6
Info
Kimia
Kevar merupakan salah satu contoh polimer kondensasi. Kevlar ditemukan oleh Stephanie Kwolek, seorang ilmuwan Amerika yang berasal dari Polandia. Kevlar merupakan polimer yang tahan suhu tinggi serta mempunyai daya hantar panas yang rendah. Kevlar mempunyai aplikasi yang luas, di antaranya untuk pakaian tahan api, jaket anti peluru, sarung tangan, helm, tali, dan peralatan olahraga.
3. Polimer Alam, Polimer Sintetis, dan Polimer
Modifikasi
Polimer alam adalah polimer yang tersedia di alam, dan terbentuk secara alamiah tanpa keterlibatan manusia dalam proses pembentukannya. Contohnya adalah protein dalam tubuh manusia, hewan atau biji kacang-kacangan; selulosa pada batang kayu; serta amilum pada biji-bijian.
Polimer sintetis merupakan polimer yang dibuat melalui proses pabrikasi oleh manusia dari bahan-bahan monomer yang tersedía di alam. Contohnya adalah berbagai macam plastik, serat kain sintetis, dan resin sintetis.
Polimer modifikasi adalah polimer yang terbentuk dari hasil
modifikasi polimer alam dengan tujuan memperbaiki sifat-sifatnya agar sesuai dengan yang diharapkan. Sebagai contoh, vulkanisasi karet untuk ban kendaraan bertujuan agar karet alam bisa lebih kuat dan kenyal, serta pembuatan selulosa asetat yang digunakan sebagai bahan untuk kertas film.
4. Sifat-sifat Polimer
























































コメント
コメントを投稿