Berkenan vs dikenan

 Perbedaan utama antara berkenan dan dikenan terletak pada subjek yang melakukan tindakan dan arah maknanya, meskipun keduanya berasal dari kata dasar yang sama, yakni kenan (suka atau setuju).Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas satu per satu:1. Berkenan (Aktif / Netral)Kata ini memiliki makna merasa senang, suka, sudi, atau setuju. Berkenan biasanya digunakan sebagai bentuk penghormatan ketika seseorang yang posisinya lebih tinggi (seperti tamu

kehormatan, atasan, atau pejabat) bersedia melakukan sesuatu.Fungsi: Sebagai kata kerja aktif.Contoh: "Apakah Bapak berkenan memimpin rapat ini?" atau "Presiden berkenan meresmikan gedung baru tersebut."2. Dikenan (Pasif)Kata ini merupakan bentuk pasif dari kata mengenan yang berarti disukai, diterima, atau berkenan di hati. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini cukup jarang dipakai kecuali dalam konteks keagamaan atau sastra untuk menyatakan bahwa suatu perbuatan diterima oleh Tuhan.Fungsi: Sebagai kata kerja pasif.Contoh: "Persembahan yang tulus pasti dikenan oleh Tuhan".(Catatan: Dalam bahasa non-baku, kata "dikenan" juga sering salah kaprah digunakan untuk menggantikan kata "dikenakan" atau "dikenal").

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembahasan Soal Bunga Majemuk dan Anuitas Matematika SMA

Latihan Soal Reaksi Redoks dan Elektrokimia SMA Kelas XII

Transformasi Geometri Matematika Translasi Refleksi Rotasi Dilatasi