20 Soal UTUL UGM 2018 Bahasa Indonesia dengan Kunci Jawaban

 Bacaan berikut ini dipergunakan untuk menjawab soal nomor 21-24.

\hspace{1cm}(1) Ketika kita membahas mengenai budaya, kita tidak hanya berbicara mengenai tari tradisional, pakaian adat, maupun lagu daerah. (2) Namun, kita juga membahas budaya sebagai suatu cara hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi. (3) Budaya merupakan hal yang sangat penting bagi peradaban sebuah bangsa karena budaya merupakan jati diri atau karakter yang mencerminkan bangsa tersebut. (4) Sebuah bangsa tidak dapat dikatakan sebagai bangsa yang unggul apabila mereka tidak memiliki budaya untuk maju. (5) Sementara itu, menciptakan budaya maju tidak seperti membalikkan telapak tangan. (6) Perlu ada "cambuk" dari dalam diri bangsa itu sendiri untuk bisa menjadi bangsa yang memiliki budaya maju.

(Sumber: kompasiana.com)

1. Inti bacaan di atas adalah ....

A. budaya maju penting bagi suatu bangsa

B. budaya penting bagi peradaban sebuah bangsa

C. budaya merupakan pandangan hidup suatu bangsa

D. pembicaraan tentang budaya bangsa berhubungan dengan cara hidup

E. penciptaan budaya untuk maju perlu "cambuk"



2. Gagasan utama bacaan di atas adalah ....

A. kerja keras menciptakan budaya maju

B. pentingnya budaya maju untuk suatu bangsa

C. budaya sebagai peradaban suatu bangsa

D. budaya jati diri sebagai peradaban sebuah bangsa

E. cara-cara penciptaan budaya maju bagi sebuah bangsa



3. Ringkasan bacaan di atas adalah ....

A. Budaya sebagai jati diri bangsa perlu dipelihara dan diwariskan dari generasi ke generasi. Bila tidak, bangsa tersebut akan kehilangan identitasnya dan tidak akan dapat mencapai kemajuan.

B. Membahas budaya suatu bangsa tidak hanya berbicara mengenai tari tradisional, pakaian adat, dan lagu daerah. Namun, juga membahas suatu cara hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi.

C. Budaya untuk maju merupakan hal yang sangat penting bagi peradaban sebuah bangsa, bahkan menentukan unggul tidaknya bangsa tersebut perlu berusaha keras untuk mencapainya.

D. Budaya untuk maju merupakan hal yang sangat penting bagi peradaban sebuah bangsa. Oleh karena itu, setiap bangsa perlu membina rakyatnya agar menyadari dan mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

E. Karakter bangsa tercermin dalam budayanya. Oleh karena itu, memiliki budaya maju dapat dilihat dari upaya yang dilakukan bangsa tersebut.



4. Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi bacaan di atas adalah ....

A. budaya merupakan jati diri dari sebuah bangsa

B. bangsa yang unggul adalah bangsa yang memiliki budaya maju

C. menciptakan budaya maju tidaklah mudah

D. bangsa yang unggul belum tentu memiliki budaya maju

E. budaya dapat pula berarti cara hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi




Bacaan berikut ini dipergunakan untuk menjawab soal no 25-28.

\hspace{1cm}(1) Hingga tahun 2017, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5 persen. (2) Pada tahun ini pun, pertumbuhan ekonomi Indonesia ditargetkan berada pada kisaran 5,1 hingga 5,4 persen. (3) Tren pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah ada perbaikan. (4) Ini terutama berasal dari investasi dan perdagangan. (5) Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai kisaran 6-7 persen. (6) ... ada syarat yang harus dipenuhi, yakni struktur ekonomi Indonesia harus diubah. (7) Pendorong pertumbuhan ekonomi saat itu ialah konsumsi rumah tangga dan investasi. (8) Agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat terakselerasi, infrastruktur harus digenjot dengan regulasi dan kepastian hukum yang jelas. (9) Namun demikian, ini tidak bisa terjadi dalam jangka pendek, tapi jangka menengah dan panjang sejalan dengan pembangunan infrastruktur.

(Sumber: ekonomi.kompas.com)

Isian yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang dalam bacaan di atas adalah .... 

5. Isian yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang dalam bacaan di atas adalah .... 

A. sedangkan

B. akan tetapi

C. selanjutnya

D. meskipun

E. bahkan



6. Kalimat yang tidak efektif dalam bacaan di atas adalah .... 

A. kalimat (3)

B. kalimat (6)

C. kalimat (7)

D. kalimat (8)

E. kalimat (9)



7. Kalimat yang tidak mendukung isi bacaan di atas adalah .... 

A. kalimat (4)

B. kalimat (5)

C. kalimat (6)

D. kalimat (7)

E. kalimat (8)




8. Inti kalimat (8) dalam bacaan di atas adalah .... 

A. pertumbuhan ekonomi Indonesia terakselerasi

B. infrastruktur digenjot

C. pertumbuhan ekonomi harus digenjot

D. pertumbuhan ekonomi Indonesia jelas

E. regulasi dan kepastian hukum jelas




9. Bacaan berikut ini dipergunakan untuk menjawab soal nomor 29-32.

\hspace{1cm}(1) Dalam skema yang telah berjalan tiga tahun, institusi Jepang dan Indonesia berinvestasi dalam kegiatan pembangunan rendah karbon di Indonesia melalui insentif dari Pemerintah Jepang. (2) Indonesia menyadari, pembangunan rendah karbon sebagai sebuah tren baru. (3) Diupayakan untuk menggenjot ekonomi tidak boleh dipisahkan dari pertumbuhan rendah emisi dan pertumbuhan berkelanjutan. (4) Seluruh implementasi dalam kerangka JCM (Joint Crediting Mechanism) seperti efisiensi energi, pembangkit listrik energi terbarukan, manajemen limbah, transportasi, dan manajemen lahan harus mengkualifikasi kegiatan rendah karbon atau mampu mengurangi emisi CO2, sembari menjaga produktivitas dan efisiensi. (5) Selama tiga tahun berlangsungnya kerja sama bilateral, skema JCM berhasil menyalurkan lebih dari US$37 juta subsidi kepada pihak swasta Indonesia. (6) Kontribusi pihak swasta Indonesia dalam skema isi mencapai US$113 juta, sehingga total nilai investasi dalam skema JCM telah mencapai lebih dari US$150 juta.

(Sumber: cnnindonesia.com) 

Pemakaian kata yang tidak tepat terdapat pada ....

A. kalimat (1)

B. kalimat (2)
C. kalimat (3)
D. kalimat (4)
E. kalimat (5)




10. Kata bentukan yang salah terdapat pada ....

A. kalimat (1)

B. kalimat (2)
C. kalimat (3)
D. kalimat (4)
E. kalimat (5)





11. Hubungan kalimat (2) dan kalimat (3) pada bacaan di atas dapat diperjelas dengan kata penghubung ....
A. ketika itu
B. di samping itu
C. karena itu
D. selain itu
E. selanjutnya





12. Padanan kata serapan efisiensi yang tepat dalam bacaan di atas adalah ....
A. ketepatan cara
B. berdaya guna
C. bertepat guna
D. sesuai guna
E. berhasil guna




Bacaan berikut ini dipergunakan untuk menjawab soal nomor 33-36.

\hspace{1cm}(1) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dalam tinggi tahun terakhir terus menerus menggenjot peningkatan jumlah publikasi ilmiah Indonesia. (2) Hal itu dilakukan melakui berbagai kebijakan demi mendorong para Profesor, dosen, dan penelitik untuk produktif menulis publikasi ilmiah. (3) Publikasi bukan hanya sebagai tugas dan kewajiban semata, melainkan juga menjadi tolak ukur keberhasilan sebuah riset karena kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari riset maupun pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (4) Setelah melampaui Thailand sampai akhir tahun 2017 dengan jumlah publikasi ilmiah internasional Indonesia mencapai angka 18.500, pada tri wulan pertama tahun 2018 Indonesia berhasil menggeser Singapura, sehingga menempati urutan ke-2 di ASEAN setelah Malaysia. (5) Berdasarkan data dari Direktorat Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan, jumlah publikasi iliiah Indonesia terindek Scopus per 6 April 2018 berhasil melampaui Singapura dan Thailand.

(Sumber: kompas.com dengan modifikasi)

13. Pemakaian huruf kapital yang salah terdapat dalam ....
A. kalimat (1)
B. kalimat (2)
C. kalimat (3)
D. kalimat (4)
E. 
kalimat (5)




14. Penulisan kata yang salah terdapat dalam kalimat ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)




15.Penulisan unsur serapan yang salah terdapat dalam ....
A. kalimat (1)
B. kalimat (2)
C. kalimat (3)
D. kalimat (4)
E. 
kalimat (5)




16. Pemakaian tanda baca koma (,) yang salah terdapat dalam ....
A. kalimat (1)
B. kalimat (2)
C. kalimat (3)
D. kalimat (4)
E. 
kalimat (5)





Bacaan berikut ini dipergunakan untuk menjawab soal nomor 37-40.

\hspace{1cm}(1) Pengangguran sering kali dijumpai di sekeliling kita. (2) Banyak orang menyebutkan sebagai tuna karya. (3) Dalam hal yang demikian, pengangguran dapat berarti orang yang sedang tidak bekerja apa pun dengan alasan tertentu, atau seseorang yang sedang mencari kerja, dan dapat pula berarti orang yang bekerja kurang dari waktu normal orang bekerja. (4) Pengangguran pada umumnya dapat terjadi karena jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang disediakan. (5) Pengangguran sering kali menjadi sebuah masalah yang menimpa seseorang. (6) Pengangguran ini juga dapat berdampak pada perekonomian suatu negara yang disebabkan karena tingginya tingkat pengangguran. (7) Dampaknya akan membuat produktivitas dan pendapatan masyarakat serta negara akan berkurang sehingga jika terjadi dalam jangka panjang dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan serta dapat pula menyebabkan masalah-masalah sosial lainnya.

(Sumber: informasi-pendidikan.com)

17. Kalimat (6) dengan kalimat (7) dalam bacaan di atas mempunyai hubungan makna ....

A. penjelasan

B. perturutan

C. sebab-akibat

D. kegunaan

E. contoh




18. Kalimat (5) dengan kalimat (6) dalam bacaan di atas dapat dijadikan satu kalimat dengan kata penghubung ....

A. lalu

B. bahkan

C. sedangkan

D. sementara

E. padahal



19. Perbaikan kalimat yang tepat untuk kalimat (6) dalam bacaan di atas adalah ....

A. pengangguran juga dapat berdampak kepada perekonomian suatu negara yang disebabkan karena tingginya tingkat pengangguran

B. pengangguran juga dapat berdampak kepada perekonomian suatu negara karena tingginya tingkat pengangguran

C. pengangguran dapat berdampak kepada perekonomian suatu negara yang disebabkan karena tingginya tingkat pengangguran

D. pengangguran ini juga dapat berdampak kepada perekonomian suatu negara yang disebabkan karena tingginya tingkat pengangguran

E. pengangguran juga dapat berdampak pada perekonomian suatu negara karena tingginya tingkat pengangguran




20. Gabungan yang tepat untuk kalimat (1) dengan kalimat (2) dalam bacaan di atas adalah ....

A. pengangguran sering kali dijumpai di sekeliling kita dan banyak orang menyebutnya sebagai tuna karya

B. pengangguran sering kali dijumpai di sekeliling kita, jadi banyak orang menyebutnya sebagai tuna karya

C. pengangguran sering kali dijumpai di sekeliling kita, malah banyak orang menyebutnya sebagai tuna karya

D. pengangguran sering kali dijumpai di sekeliling kita, apalagi banyak orang menyebutnya sebagai tuna karya

E. pengangguran sering kali dijumpai di sekeliling kita, bahkan banyak orang menyebutnya sebagai tuna karya




C. budaya sebagai peradaban suatu bangsaPenjelasanGagasan utama sebuah teks merujuk pada ide pokok yang mendasari seluruh isi paragraf, yang dalam bacaan tersebut menekankan bahwa budaya adalah jati diri bangsa yang menentukan kemajuan peradaban. Pilihan C paling tepat karena mencakup esensi bahwa budaya bukan sekadar tradisi, melainkan jati diri yang menjadi fondasi peradaban sebuah bangsa.Berikut adalah penjelasan untuk pilihan lainnya:A tidak tepat karena hanya berfokus pada salah satu aspek budaya, yaitu sebagai jati diri, namun tidak mencakup dimensi peradaban dan kemajuan bangsa secara keseluruhan.B tidak tepat karena pernyataan tersebut terlalu sempit dan hanya merupakan salah satu kalimat pendukung dalam teks, bukan gagasan utama yang merangkum seluruh isi.D tidak tepat karena frasa tersebut kurang tepat secara semantik dalam konteks teks, di mana budaya diposisikan sebagai jati diri yang membentuk peradaban, bukan sekadar identitas peradaban itu sendiri.E tidak tepat karena fokus utama teks adalah pada pentingnya budaya bagi bangsa, sedangkan upaya menciptakan budaya maju hanyalah bagian dari argumen pendukung di akhir teks.




Konjungsi antarkalimat yang tepat berfungsi untuk menghubungkan dua gagasan yang berlawanan atau menunjukkan syarat yang memerlukan pengecualian. Dalam konteks ini, kalimat (5) menyatakan potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi, sedangkan kalimat (6) memberikan syarat atau kendala, sehingga diperlukan konjungsi pertentangan.Berikut adalah penjelasan untuk pilihan jawaban soal nomor 5:A tidak tepat karena kata tersebut merupakan konjungsi intrakalimat yang berfungsi menyatakan perbandingan atau pertentangan dalam satu kalimat, bukan antarkalimat.B adalah jawaban yang tepat karena kata tersebut merupakan konjungsi antarkalimat yang berfungsi menyatakan pertentangan atau pengecualian terhadap pernyataan sebelumnya.C tidak tepat karena kata tersebut berfungsi untuk menyatakan urutan waktu atau kelanjutan peristiwa, bukan pertentangan syarat.D tidak tepat karena kata tersebut merupakan konjungsi subordinatif yang digunakan untuk menghubungkan anak kalimat dengan induk kalimat, bukan untuk memulai kalimat baru.Mengenai soal nomor 6, kalimat (7) tidak efektif karena penggunaan kata "saat itu" tidak memiliki rujukan waktu yang jelas dalam konteks paragraf yang membahas target pertumbuhan ekonomi masa kini dan masa depan.Mengenai soal nomor 7, kalimat (7) tidak mendukung isi bacaan karena kalimat tersebut membahas pendorong pertumbuhan ekonomi di masa lalu ("saat itu"), sedangkan seluruh teks berfokus pada analisis pertumbuhan ekonomi saat ini dan strategi masa depan.BCD



Konsep utama dalam soal ini adalah ketepatan diksi dalam kalimat. Penggunaan kata "menggenjot" pada kalimat (3) kurang tepat dalam konteks formal karena merupakan bentuk cakapan atau tidak baku, sehingga seharusnya diganti dengan kata yang lebih formal seperti "meningkatkan" atau "mendorong".Berikut adalah penjelasan untuk pilihan lainnya:A Kalimat (1) sudah menggunakan diksi yang baku dan sesuai dengan konteks kalimat formal.B Kalimat (2) tidak mengandung kesalahan diksi; struktur kalimatnya sudah efektif dan formal.D Kalimat (4) menggunakan istilah teknis yang tepat sesuai dengan bidang ekonomi dan lingkungan.E Kalimat (5) menggunakan pemilihan kata yang sudah sesuai dengan kaidah penulisan laporan atau berita.CHubungan antara kalimat (2) dan (3) menunjukkan hubungan sebab-akibat, di mana kesadaran Indonesia akan pentingnya pembangunan rendah karbon menjadi alasan mengapa upaya pertumbuhan ekonomi harus disertai dengan pertumbuhan rendah emisi. Kata penghubung yang paling tepat untuk menunjukkan hubungan logis tersebut adalah "karena itu".Berikut adalah penjelasan untuk pilihan lainnya:A Penggunaan ketika itu tidak tepat karena tidak menunjukkan hubungan kausalitas antarperistiwa.B Di samping itu digunakan untuk menambahkan informasi, bukan untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat.D Selain itu berfungsi sebagai konjungsi penambahan, sehingga tidak sesuai dengan alur logika kalimat.E Selanjutnya digunakan untuk menunjukkan urutan waktu atau tahapan, bukan hubungan sebab-akibat.CIstilah "efisiensi" dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti ketepatan cara dalam menjalankan sesuatu dengan tidak membuang waktu, tenaga, dan biaya, yang secara praktis berarti berdaya guna. Pilihan ini merupakan padanan yang paling akurat untuk menggambarkan konsep efisiensi dalam konteks manajemen energi dan produktivitas pada teks tersebut.Berikut adalah penjelasan untuk pilihan lainnya:A Ketepatan cara merupakan definisi dari efisiensi, namun bukan merupakan bentuk kata sifat yang padan secara langsung dalam konteks kalimat tersebut.C Bertepat guna bukanlah istilah baku yang lazim digunakan dalam bahasa Indonesia.D Sesuai guna tidak memiliki makna yang setara dengan efisiensi dalam konteks teknis.E Berhasil guna lebih merujuk pada efektivitas (pencapaian hasil), bukan efisiensi (proses yang hemat).B




Penggunaan huruf kapital harus mengikuti kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), terutama untuk nama lembaga, gelar, atau awal kalimat. Kesalahan pada kalimat (1) terletak pada penulisan "Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi" yang sudah benar, namun terdapat kesalahan pada kata "tinggi" yang seharusnya tidak diawali huruf kapital jika bukan bagian dari nama diri atau awal kalimat, serta penulisan "Kemenristekdikti" yang merupakan akronim nama lembaga.Berikut penjelasan lebih lanjut:A adalah jawaban yang benar karena terdapat kesalahan penulisan pada kata "tinggi" yang seharusnya tidak diawali huruf kapital dalam konteks tersebut.B tidak tepat karena penulisan "Profesor" sebagai gelar atau jabatan sudah sesuai kaidah jika diikuti nama, namun dalam konteks umum, penulisan ini masih dapat diterima sebagai penekanan jabatan.C tidak tepat karena tidak ada kesalahan penggunaan huruf kapital pada kalimat tersebut.D tidak tepat karena penulisan nama negara dan nama organisasi regional (ASEAN) sudah sesuai dengan aturan penulisan huruf kapital.E tidak tepat karena penulisan nama lembaga dan nama negara sudah menggunakan huruf kapital dengan benar.APenulisan kata yang baku harus sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kesalahan penulisan kata terdapat pada kalimat (2) yaitu kata "penelitik" yang seharusnya ditulis "peneliti".BUnsur serapan harus disesuaikan dengan kaidah penyerapan bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia. Kesalahan penulisan unsur serapan terdapat pada kalimat (5) yaitu kata "iliiah" yang seharusnya ditulis "ilmiah".ETanda baca koma (,) digunakan untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimat atau di antara unsur-unsur dalam pemerincian. Kesalahan penggunaan tanda koma terdapat pada kalimat (4) setelah kata "Singapura", di mana tanda koma tersebut tidak diperlukan karena tidak memisahkan klausa yang setara atau anak kalimat yang mendahului induk kalimat secara tepat.Berikut penjelasan lebih lanjut:A tidak tepat karena penggunaan tanda koma sudah sesuai untuk memisahkan keterangan.B tidak tepat karena tanda koma digunakan dengan benar untuk memisahkan unsur-unsur dalam perincian.C tidak tepat karena tanda koma digunakan untuk memisahkan klausa yang berlawanan.D adalah jawaban yang benar karena penempatan tanda koma setelah kata "Singapura" tidak memiliki fungsi sintaksis yang tepat dalam struktur kalimat tersebut.E tidak tepat karena tanda koma digunakan dengan benar untuk memisahkan keterangan tambahan.D




PenjelasanKonsep utama dalam penggabungan kalimat adalah penggunaan konjungsi yang tepat untuk menunjukkan hubungan logis, seperti hubungan sebab-akibat atau penegasan, agar alur kalimat menjadi koheren. Penggabungan kalimat yang efektif harus mempertahankan makna asli tanpa mengubah substansi informasi yang disampaikan.Untuk pertanyaan nomor 18, hubungan antara kalimat (5) dan (6) menunjukkan hubungan sebab-akibat, di mana masalah pengangguran menjadi penyebab munculnya dampak ekonomi. Penggunaan kata penghubung "karena" secara langsung menghubungkan klausa tersebut tanpa perlu pengulangan kata yang berlebihan.Berikut adalah penjelasan untuk pilihan jawaban lainnya:A tidak tepat karena penggunaan kata "yang disebabkan" setelah frasa "berdampak kepada" menciptakan struktur kalimat yang rancu dan tidak efektif secara tata bahasa.C kurang tepat karena adanya redundansi atau pengulangan kata yang tidak perlu, sehingga membuat kalimat menjadi tidak efisien.D tidak tepat karena penggunaan kata "ini" dan struktur kalimat yang berbelit justru mengaburkan hubungan sebab-akibat yang ingin disampaikan.E tidak tepat karena struktur kalimat yang dihasilkan tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat yang logis antara masalah pengangguran dan dampaknya terhadap ekonomi.





コメント

このブログの人気の投稿

Transformasi Geometri Matematika Translasi Refleksi Rotasi Dilatasi

Pembahasan Soal Bunga Majemuk dan Anuitas Matematika SMA