Cari Blog Ini

15 Soal SBMPTN 2018 KIMIA dan Pembahasan

Soal SBMPTN 2018 Kimia nomor 39




Produk oksidasi senyawa di atas adalah ....

(A)    



(B)          


(C)     

(D)     


(E)    


Pembahasan soal SIMAK UI 2019 Kimia nomor 39

 2-propanol

gambar di soal adalah gambar alkohol sekunder, yaitu senyawa OH terikat di atom C no 2, yang terikat dengan dua atom C lain CH3-CH(OH)-CH3 , maka oksidasi alkohol sekunder menghasilkan senyawa keton CH3-C(O)-CH3

yang merupakan senyawa keton adalah 2-propanon

Jawabannya C




 
 

Soal SBMPTN 2018 Kimia nomor 40

Suatu senyawa yang terbentuk antara satu atom P (nomor atom 15) dan tiga atom Br (nomor atom 35) mempunyai struktur Lewis sebagai berikut.

Bentuk dan kepolaran molekul tersebut adalah ....

(A) planar segitiga dan nonpolar
(B) huruf T dan polar ✔
(C) tetrahedral dan nonpolar
(D) piramida segitiga dan polar
(E) planar segitiga dan polar

Pembahasan s
oal SBMPTN 2018 Kimia nomor 40

https://slideplayer.com/4180947/14/images/25/Molecular+Shapes+AB2+Linear+AB3+Trigonal+planar+AB2E+Angular+or+Bent.jpg

yang sesuai dengan soal adalah bentuk T, dan polar, karena P dan Br di bagian bawah bersifat polar

Jawabannya B

 

 





Soal SBMPTN 2018 Kimia nomor 41

Persentase massa atom karbon (Ar = 12) dalam aspirin adalah 60%. Jika tetapan Avogadro = 6,0 × 1023, jumlah atom karbon yang terdapat dalam 3,6 g aspirin adalah ....

(A) 1,08 × 1022 ✔
(B) 2,4 × 1022
(C) 4,8 × 1022
(D) 5,4 × 1022
(E) 1,08 × 1023

Pembahasan Soal SBMPTN 2018 Kimia nomor 41

ditanya jumlah atom karbon

cari mol karbon
mol C = masa C / Mr C = 60% dari 3,6 gram aspirin / 12 = 0,216 / 12 = 0,018
jumlah atom C = mol C x bilangan Avogadro = 1,08 x 1022

Jawabannya A




Soal SBMPTN 2018 Kimia nomor 42

Logam nikel (Ar = 59) bereaksi dengan gas karbon monoksida (Mr = 28) pada suhu 130 °C menurut reaksi berikut.
\hspace {1cm} Ni(s) + 4CO(g) → Ni(CO)4(g)
Jika 252 g gas CO direaksikan dengan 118 g logam Ni, massa gas tetrakarbonilnikel (Mr = 171) yang dihasilkan adalah ....
(A) 430 gram
(B) 427 gram
(C) 342 gram ✔
(D) 280 gram
(E) 171 gram

Pembahasan Soal SBMPTN 2018 Kimia nomor 42

Ni(s) + 4CO(g) → Ni(CO)4(g)
mol Ni(CO)4 = mol Ni = 118 / 59 = 2 mol
masa Ni(CO)4 = 2 mol x 171 = 342 gram

Jawabannya C



5. Gas metanol dapat dibuat dengan mereaksikan gas karbon monoksida dan gas hidrogen menurut reaksi berikut.

\hspace {1cm} CO(g) + 2H2(g) → CH3OH(g)

Gas hasil reaksi tersebut pada V dan T tetap memberikan tekanan 6 atm. Jika kedua pereaksi habis bereaksi, tekanan total gas sebelum reaksi adalah ....

(A) 6 atm
(B) 12 atm
(C) 18 atm ✔
(D) 24 atm
(E) 30 atm

Pembahasan

CO(g) + 2H2(g) → CH3OH(g)
P CH3OH = 6 atm

 CO

 2H2

  CH3OH

 AWAL

 x

 2x

 0

 REAKSI

 x

 2x

 x

 SETIMBANG

 0

 0

 x

rumus gas ideal PV = nRT , V dan T tetap, R adalah konstanta, jadi tekanan hanya dipengaruhi mol zat
P CH3OH = 6 atm = x = mol CH3OH
P CO = x = 6 atm
P 2H2 = 2x = 12 atm
P total = 18 atm

Jawabannya C



6. Data nilai energi ikatan rata-rata diketahui sebagai berikut:

Ikatan

Energi Ikatan (kJ mol-1)

C-H

410

Br-Br

193

C-Br

267

H-Br

363

CH3Br(g) + Br2(g) → CH2Br2(g) + HBr(g)

Nilai entalpi reaksi di atas adalah ....

(A) +27 kJ mol-1
(B) -27 kJ mol-1 ✔
(C) +54 kJ mol-1
(D) -54 kJ mol-1
(E) +81 kJ mol-1

Pembahasan

CH3Br(g) + Br2(g) → CH2Br2(g) + HBr(g)
entalpi = selisih energi di akhir reaksi dengan awal reaksi
entalpi = total energi akhir reaksi - total energi awal reaksi
ketika diawal terjadi pemutusan ikatan reaktan dan melepas energi, lalu energi tersebut dipakai untuk membentuk ikatan baru yaitu produk, jika energi yang dihasilkan di awal berlebih (hasil negatif), maka energi dikelurkan ke sistem, reaksi disebut eksoterm, sebaliknya jika energi kurang (hasil positif), reaksi akan mengambil energi dari sistem, disebut reaksi endoterm.
entalpi = energi ikatan yang dipakai di akhir - energi ikatan yang dipakai di awal
entalpi = [3(C-H) + (C-Br) + Br-Br] - [ 2(C-H) + 2(C-Br) + (H-Br) ]
entalpi = [3(410) + 267 + 193 ] - [2(410) + 2(267) + 363] kJ mol-1
entalpi = -27 kJ mol-1

Jawabannya B


7. Ion manganat (V) dapat terdisproporsionasi sempurna menjadi ion manganat (VI) dan mangan (IV) oksida menurut reaksi (belum setara) berikut.

 2MnO_{4}^{3-}43−​ (aq) + H2O(l) → MnO_{4}^{2-}42−​ (aq) + MnO2(s) + 2OH-(aq)

jika 200 mL larutan manganat (V) 0,5 M bereaksi secara sempurna, jumlah mmol elektron yang terlibat adalah ....

(A) 200
(B) 100
(C) 75
(D) 50 ✔
(E) 25

Pembahasan

Di soal : bereaksi sempurna
Setarakan reaksi menjadi :
2MnO_{4}^{3-}43−​ (aq) + H2O(l) → MnO_{4}^{2-}42−​ (aq) + MnO2(s) + 2OH-(aq)

2MnO43– + 2H2O → MnO2 + 4OH– + MnO42–
Disproporsionasi
2MnO_{4}^{3-}43−​ (V) → MnO_{4}^{2-}42−​ (VI) + e
2MnO_{4}^{3-}43−​ (V) → MnO2 (IV) + e
jumlah mol elektron terlibat = mol zat . jumlah elektron terlibat/jumlah zat
= 100 mmol . 1/2 = 50 mmol

Jawabannya D



8. Pada wadah katoda suatu sel Volta terdapat beberapa kation dengan potensial reduksi standar (E°) sebagai berikut:

Ag+ + e-

Ag

E° = +0,80 V

Fe2+ + 2e-

Fe

E° =  -0,41 V

Cr3+ + 3e-

Cr

E° =  -0,74 V

Sn2+ + 2e-

Sn

E° =  -0,14 V

Cu2+ + 2e-

Cu

E° = +0,34 V

Berdasarkan data tersebut, logam yang paling mudah terbentuk di katoda adalah ....

(A) Ag ✔
(B) Fe
(C) Cr
(D) Sn
(E) Cu

Pembahasan

Di soal disajikan tabel potensial reduksi standard (E)  arti dari E adalah energi yang diperlukan untuk mereduksi kation itu (dinamakan potensial reduksi). Semakin besar E untuk kation itu (energi yang diperlukan semakin besar) semakin sulit kation itu untuk tereduksi, semakin kecil E semakin mudah untuk tereduksi.

Karena Ag memiliki E paling besar, Ag tereduksi lebih dahulu, dan mengendap

Dengan reaksi : Ag+   + e = Ag

Jawabannya A




9. Reaksi berikut:

\hspace {1cm} 4PH3(g) → P4(g) + 6H2(g)

Mengikuti persamaan laju -\dfrac {d[PH_{3}]} {dt}dtd[PH3​]​ =  k[PH_{3}] k[PH3​]

Pada suatu percobaan dalam wadah 2 L, terbentuk 0,0048 mol gas H2 per detik ketika [PH3] = 0,1 M. Tetapan laju (kk) reaksi tersebut adalah ....

(A) 4,8 × 10-2 s-1

(B) 3,6 × 10-2 s-1

(C) 3,2 × 10-2 s-1

(D) 2,4 × 10-2 s-1

(E) 1,6 × 10-2 s-1 

Pembahasan

persamaan laju
Tanda – pada ini menandakan laju pengurangan PH3
atau laju pembentukan = 0,0024 M/detik

Jawabannya E

 

 

10. Gas karbon monoksida dapat dihasilkan melalui reaksi antara karbon dan gas karbon dioksida menurut kesetimbangan berikut: 

CO2(g) + C(s)  2CO(g) 

Jika dalam wadah 10 L dan suhu tertentu, campuran 0,8 mol CO2 dan serbuk karbon berlebih menghasilkan 0,6 mol gas CO. Tetapan kesetimbangan, Kc​, reaksi tersebut adalah ....

(A) 0,180
(B) 0,072
(C) 0,030
(D) 0,048
(E) 0,148

Pembahasan

 

 

 

11. Larutan A dibuat dengan melarutkan 4,16 gram BaCl2 (Mr = 208) ke dalam 2 kg air. Barium klorida terdisosiasi sempurna dalam air. Larutan B dibuat dengan melarutkan 15 gram zat organik nonelektrolit ke dalam 1 kg air. Pada tekanan yang sama, 

ΔTb larutan B = 2ΔTb larutan A. Massa molekul relatif zat organik tersebut adalah ....

A) 100
(B) 250 ✔
(C) 400
(D) 700
(E) 1.400

Pembahasan

nBaCl2
= 4,16/208
molality BaCl2= nBaCl2 / massa pelarut = 0,02/2kg = 0,01 mol/kg
tetapan van't hoff buat BaCl2 = 3 (terioniasai sempurna)
tetapan van't hoff buat B = 1 (nonelektrolit)
ΔTb larutan B = 2ΔTb larutan A
molality B . Kb . i = 2 x (molality BaCl2 . Kb . i)
molality B x 1 = 2 x (0,01 mol/kg x 3)
molality B = 0,06 mol/kg
mol B / 1 kg = 0,06 mol / kg
mol B = 0,06 mol
Mr B = massa B / mol B = 15 gram / 0,06 mol = 1500/6 gram/mol = 250 gram/mol

Jawabannya B



 

12. Jika 100 mL larutan NaOH 0,5 M direaksikan dengan 200 mL larutan aspirin (asam asetilsalisilat) 0,1 M dengan Ka = 3 × 10-4, pH akhir larutan adalah ....

(A) 9 (B) 10
(C) 11 (D) 12 (E) 13

Pembahasan

 


 

13.

Berdasarkan reaksi berikut:

CH33OH(aq) + C22H33O_{2}^{-}2−​(aq) \rightleftharpoons HC22H33O22(aq) + CH33O-(aq)
HC22H33O22(aq) + CO_{3}^{2-}32−​(aq) \rightleftharpoons
 HCO_{3}^{-}3−​(aq) + C22H33O_{2}^{-}2−​(aq)
C66H55NH_{3}^{+}3+​(aq) + OH-(aq) \rightleftharpoons
 C66H55NH22(aq) + H22O(l)

Yang bukan merupakan pasangan asam-basa konjugasi adalah .... 

(A) CH33OH dan CH33O-
(B) HC22H33O22 dan HCO_{3}^{-}3−​
(C) C66H55NH22 dan C66H55NH_{3}^{+}3+​
(D) C22H33O_{2}^{-}2−​ dan HC22H33O22
(E) HCO_{3}^{-}3−​ dan CO_{3}^{2-}32−​

Pembahasan

 

 


 14. 

Senyawa di atas yang bersifat optis aktif adalah ....

(A) 1, 2, dan 3 (B) 2, 3, dan 4
(C) 1 dan 3 (D) 2 dan 4 (E) 4

Pembahasan

  



15. 

Kurva di atas menyajikan data energi ionisasi 5 unsur golongan utama. Unsur yang terletak pada golongan yang sama dalam tabel periodik adalah ....

(A) 1 dan 2 (B) 1 dan 3
(C) 2 dan 3 (D) 2 dan 4 (E) 2 dan 5

Pembahasan

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.